Outline BHLS

Posted on : 10 Jan 2014 10:12:40 Dibaca sebanyak : 323 kali

Otak sehat adalah PILIHAN

Otak yang sehat akan berpengaruh terhadap konsisi fisik, mental, sosial dan spiritual. Seperti bagian tubuh lainnya, otak mungkin akan menurun fungsinya terkait daya ingat, kecerdasan, emosi dan perilaku saat bertambahnya usia.

Bagaimana memelihara otak agar tetap sehat?

1.    AKTIF SECARA FISIK

Bergerak dinamis, tidak membiarkan organ-organ tubuh diam dan beraktivitas teratur, seperti: seperti berjalan, berlari, senam, berenang, bersepeda. Gunakan kesempatan untuk melakukan aktivitas fisik seperti naik tangga, bukan menggunakan lift dan tangga berjalan, memarkir mobil agak jauh dari tempat tujuan sehingga memungkinkan kita untuk berjalan.

2. GIZI SEIMBANG

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan keanekaragaman makanan, kebersihan, aktivitas fisik dan pemantauan berat badan. Gizi seimbang penting bagi otak untuk mengurangi risiko penyakit degeneratif stroke dan pikun. Contoh jenis makanan yang sehat untuk otak: sayur-mayur, seperti daun singkong, bayam brokoli, sawi hijau, daun ubi, daun katuk, ikan laut yang segar dan jangan yang sudah dikaleng, kacang-kacangan, seperti : kacang kedelai, kacang tanah, dll

3. AKTIF BERSOSIALISASI

Aktif bersosialisasi adalah ikut serta dalam kegiatan baik kegiatan keluarga (arisan, pengajian) maupun kegiatan masyarakat (perkumpulan rukun tetangga, seminar, melakukan wisata, dll). Aktif melakukan kegiatan sosial dapat memperlambat proses penurunan daya ingat.  Berbagai aktivitas fisik, mental dan sosial yang dilakukan secara bersamaan dan berkesinambungan dapat mencegah kepikunan.

4. STIMULASI MENTAL/KOGNITIF

Stimulasi mental/kognitif adalah kegiatan yang dilakukan untuk merangsang proses berpikir.  Orang yang melakukan aktivitas yang menstimulasi otak sepanjang hidup memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik.

Aktivitas yang bisa menstimulasi otak seperti membaca, menulis, melakukan permainan bermain catur, kartu, diskusi kelompok, bermain musik dan aktivitas kerajinan tangan dapat mengurangi risiko gangguan memori sekitar 30-50%.

5. MENGELOLA STRES

Stres meningkatkan aktivitas otak dan sistem endokrin dengan mengeluarkan hormon-hormon kelenjar adrenalin yang akan berakibat meningkatkan tekanan darah dan mengganggu fungsi jantung, otak dan organ lain. Stres yang berkepanjangan dapat menimbulkan depresi yang mempengaruhi daya ingat dan memperlambat metabolisme otak.

6. KESEHATAN SPIRITUAL

Aktivitas spiritual, seperti beribadah, telah terbukti berhubungan dengan fungsi kognisi yang lebih baik. Aktivitas ibadah diketahui dapat memberikan arti, tujuan, dan harapan dalam hidup, serta dapat mendorong interaksi sosial dan mencegah depresi.

Tags : Kesehatan
Baca Juga Berita Lainnya
ARSIP TULISAN
LINK WEB TERKAIT
VIDEO