Rakernas 2015

Posted on : 17 Feb 2015 06:02:57 Dibaca sebanyak : 536 kali

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengusulkan anggaran Rp 654 miliar untuk perbaikan fasilitas kesehatan primer di seluruh Indonesia. “Data Kemenkes menunjukkan, banyak fasilitas puskesmas yang memerlukan perbaikan karena rusak berat dan rusak sedang," ucap Menteri Kesehatan Prof. dr. Nila Djuwita Moeloek, Sp. M di sela rapat kerja kesehatan nasional (Rakerkesnas) Regional Tengah 2015 di Inna Grand Bali Beach, Senin (16/2).

Menurut Menkes, usulan anggaran itu dimasukkan melalui mekanisme tugas pembantuan dan dana alokasi khusus (DAK) 2015 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). Penguatan pelayanan kesehatan itu ditujukan untuk kesiapan pelayanan di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama maupun rujukan.

"Targetnya 6.000 puskesmas memenuhi standar pelayanan sesuai peraturan menkes. Juga terbentuknya 184 rumah sakit rujukan regional dan 14 rumah sakit rujukan nasional bertahap hingga 2019," ujarnya. 

Kemenkes akan menggandeng Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk penguatan kesehatan di layanan primer tersebut. Kerja sama ini dibuat agar ada hubungan antara pusat dan daerah. “Kami merasa hubungan ini putus (dengan pemberlakuan otonomi daerah)," kata Nila. Dengan kerja sama itu, diharapkan kebutuhan dasar atas kesehatan dapat menjadi perhatian di daerah.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkes, Untung Suseno menambahkan, salah satu tujuan rakerkesnas adalah koordinasi dan komunikasi secara efektif antara pusat dan daerah. "Ini agar terdapat kesamaan persepsi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk terselenggaranya pembangunan kesehatan secara bersinergi," ucapnya.

Rakerkesnas 2015 mengangkat tema “Pembangunan Kesehatan dari Pinggir ke Tengah” sesuai semangat Nawacita yaitu menegaskan, sasaran di daerah perbatasan dan tertinggal dalam pembangunan kesehatan dalam kurun lima tahun ke depan. Acara yang berlangsung pada 15-18 Februari ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan dan direktur rumah sakit dari 10 provinsi, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Bali.

ARSIP TULISAN
LINK WEB TERKAIT
VIDEO