Kontak Kami Pengaduan F.A.Q Webinar

RESMIKAN RS OTAK MOH HATTA, MENKES TITIPKAN 3 PESAN

Pada tanggal 9 April 2021 Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meresmikan RS Otak Dr dr Mohammad Hatta Bukittinggi (9/4). Peresmian ini juga bertepatan dengan hari jadi RS yang ke 45 tahun.

Direktur RS Otak Moh Hatta, Alsen Arlan memaparkan bahwa RS ini telah beberapa kali berganti nama. Tahun 2002 Rumah sakit ini bernama P3SN RSUP, pada tahun 2005 menjadi RS Stroke Nasionak dan terakhir ditetapkan sebagai Rumah Sakit Khusus Otak dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 76 Tahun 2019 dengan nama Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi

''Dengan menyandang nama proklamator yaitu Muhammad Hatta kita yakin semangat perjuangan mewujudkan mimpi besar agar Rumah Sakit ini menjadi cerminan terbaik pelayanan Dinas Kesehatan,'' ungkap Alsen.

Sementara Menkes Budi dalam sambutannya mengatakan bahwa penggantian nama ini diharapkan semakin dikenal luas oleh masyarakat tidak hanya bagi masyarakat Bukittinggi namun hingga mancanegara sesuai dengan nama baru yang disandangnya seperti Proklamator Mohammad Hatta yang dikenal di dunia.

Selain itu, ia juga selalu berpesan kepada RS Vertikal agar yang pertama harus bisa menjadi RS Rujukan.

''Idealnya bukan hanya rujukan di daerahnya tetapi menjadi rujukan di Indonesia, kalau bisa hingga Internasional,'' tambah Budi

Sebagai kawasan pariwisata, ia juga melihat RS yang ada di Bukittinggi tidak hanya menjadi pusat pengobatan tetapi sekaligus berwisata sehingga menjadi tujuan wisata kesehatan. Selanjutnya, Budi berharap RSOMH bisa menjadi pusat penelitian karena untuk menjadi RS rujukan, pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit haruslah bagus.

''Untuk menjadi RS rujukan, layanannya harus bagus, untuk bisa bagus harus rajin meneliti, jadi rangkul perguruan tinggi untuk meneliti,'' ucapnya

Yang terakhir dan menurut Menkes paling penting adalah seluruh RS vertikal sudah harus bisa menjadi pengampu bagi rumah sakit kecil yang berada di daerahnya.

''Jadi kalau bisa Bukittinggi menularkan kemampuannya untuk RS di sekitar, untuk bisa mengangkat kualitas pelayanan di sekitarnya,'' tutupnya

Tags: Kegiatan Kementerian Kesehatan, Kesehatan,
Responsive image
Responsive image

5 Prioritas Bidang Kesehatan dalam…

Tema kesehatan menjadi satu dari tiga tema besar…

Responsive image

Registrasi vaksinasi COVID-19

Repost Kementerian Kesehatan sediakan layanan registrasi…

Responsive image

Cuci Tangan Pakai Sabun Cegah…

Direktur Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan…

Responsive image

Rancangan Strategis Kemenkes 2020-2024

Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Pusat dan…

Responsive image

Kemenkes Optimalkan PSN Cegah…

Memperingati Asean Dangue Day (ADD) 2017 15…

Responsive image

PERINGATAN NUZULUL QURAN, MENKES…

Kementerian Kesehatan RI gelar Tausiyah Nuzulul…

Responsive image

KEMENKES DETEKSI 10 KASUS VARIAN…

Jubir vaksinasi COVID-19 dr. Siti Nadia Tarmizi…

Responsive image

Badan POM Terbitkan Izin Penggunaan…

Badan POM terbitkan izin penggunaan darurat (EUA)…

Responsive image

TAK LEKANG OLEH ZAMAN, POSYANDU…

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya Kesehatan…