PSBB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam suatu wilayah untuk mencegah penyebaran virus corona.

Lantas bagaimana mekanisme penetapan PSBB ini? Sekjen Kemenkes, Oscar Primadi mengatakan ada dua kriteria penetapan PSBB yaitu berkaitan dengan jumlah kasus dan jumlah kematian akibat Covid-19.

"Ada dua kriteria penetapan PSBB di suatu provinsi, kabupaten, dan kota yaitu berkaitan dengna jumlah kasus dan atau jumlah kematian akibat penyakit meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat di beberapa wilayah," kata Oscar pada konferensi pers, Minggu (5/4/2020).

"Dan terdapat kaitan epidemoilogis dengan kejadian yang cukup serupa di wilayah atau negara lain," tambahnya.

Lebih lanjut, Oscar mengatakan kalau penetapan PSBB disutau wilayah ditetapkan oleh Kemenkes yang berdasarkan permohonan gubernur/bupati/walikota.

Serta ketua pelaksana gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 juga dapat mengusulkan kepada Menteri Kesehatan penetapan PSBB di wilayah tertentu.

"Permohonan PSBB kepada Menteri Kesehatan juga harus didasarkan oleh data berupa peningkatan jumlah kasus menurut waktu, peta penyebaran kasus menurut waktu, kejadian transmirsi lokal dan informasi kesiapan daerah tentang aspek ketersediaan terhadap kebutuhan hidup rakyat," kata Oscar.

Selain itu, ia menerangkan kalau PSBB ini akan diterapkan disuatu wilayah paling lambat dua hari sejak mendapat permohonan penetapan dari pemimpin daerah atau ketua pelaksana gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

"Kemudian, pemerintah daerah tentunya dalam melaksanakan PSBB ini harus berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk aparat penegak hukum, pihak keamanan dan penanggung jawab fasilitas kesehatan dan logistik setempat," ujarnya. (CNBC Indonesia)

Tags: Kegiatan Kementerian Kesehatan,
Responsive image
Responsive image

5 Prioritas Bidang Kesehatan dalam…

Tema kesehatan menjadi satu dari tiga tema besar…

Responsive image

Rancangan Strategis Kemenkes 2020-2024

Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Pusat dan…

Responsive image

Cuci Tangan Pakai Sabun Cegah…

Direktur Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan…

Responsive image

Kemenkes Optimalkan PSN Cegah…

Memperingati Asean Dangue Day (ADD) 2017 15…

Responsive image

Pelantikan Jabatan Struktural…

20 Januari 2016   KEPUTUSAN…

Responsive image

Jubir COVID-19: Jangan Kembali…

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, Achmad Yurianto…

Responsive image

UPDATE DATA CORONA 25 MEI 2020…

UPDATE DATA CORONA 25 MEI 2020 DI INDONESIA…

Responsive image

NEW NORMAL

Jakarta, 23 Mei 2020 Dalam situasi pandemi…

Responsive image

Regulasi PT KAI Bagi Calon Penumpang…

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero memberikan…

Responsive image

Ini Aturan Naik Pesawat Komersil…

 Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memberlakukan…