Jaga Kesehatan, Menkes Serukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Jakarta, 14 Desember 2017

Fakta kesehatan, penyakit tidak menular meningkat tajam. Padahal penyakit ini dapat dicegah, tetapi sayang masyarakat umumnya masih belum menerapkan hidup sehat, sehingga penyakit hipertensi, stroke dan gula masih tetap tinggi.

Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek, pada acara Forum Tematik Bakohumas Kemenkes, 14 Desember 2017, di Jakarta.

Kita ini negara tropis, banyak sayuran dan buah tumbuh. Rasanya enak dan menyegarkan. Semua ada dan tumbuh di Indonesia. Harusnya kita bersyukur dengan banyak makan buah dan sayur, kata Menkes.

Menurut Menkes, kita harus segera berubah cara pandang, tidak banyak makan enak, sate, duren yang akan menyebabkan banyak masyarakat jatuh sakit karena salah makan.

Seharusnya kita menjadi masyarakat yang siap makan makanan sehat, bukan makanan enak. Sehingga kita akan menjadi manusia yang sehat, ujarnya.

Menkes juga berharap kepada Kemenkominfo untuk membantu mengampanyekan gerakan masyarakat hidup sehat secara terencana dan terus menerus.

Gerakan masyarakat hidup sehat harus terus dikampayekan, sepertinya sampai mati, karenanya tetap terus menyadarkan masyarakat untuk hidup sehat, ujar Menkes.

Sekretaris Jenderal Kemenkes, dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes mengatakan pertemuan ini untuk mensosialisasikan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) kepada seluruh humas Kementerian/ Lembaga. Diharapkan seluruh humas dapat mendorong sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat kepada karyawan di lingkungan kerja dan masyarakat luas.

Dalam kesempatan ini Ketua Bakohumas, sekaligus Dirjen Infomasi dan Komunikasi Publik, dra. Rosalita Niken Widyastuti, MSi menyatakan pentingnya hidup sehat bagi semua rakyat Indonesia.

Humas Kementerian dan Lembaga mempunyai banyak kanal yang dapat digunakan untuk mengampayekan gerakan hidup sehat melalui narasi tunggal kementerian kesehatan.

Saat ini kami sudah mengkampayekan germas, stunting dan informasi kesehatan lainnya ke seluruh masyarakat Indonesia melalui web Kominfo, RRI dan Dinas Kominfo seluruh Indonesia, ujar Ketua Bakohumas.

Menurutnya, selain desiminasi, Kemenkominfo juga memerlukan informasi yang lengkap terkait dengan kesehatan untuk disebarluaskan kepada masyarakat, sehingga informasi yang salah atau hoax dapat diminimalkan.

Pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan Menteri Kesehatan kepada para pemenang kompetisi jurnalistik katagori media cetak, radio; dan kompetisi foto untuk kategori masyarat umum.

Pertemuan forum tematik Bakohumas Kemenkes ini dihadiri oleh 50 peserta perwakilan humas Kementerian Lembaga.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline (kode lokal) 1500-567,SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id.

 
Tags: Kegiatan Kementerian Kesehatan, Kesehatan,
Responsive image
Responsive image

5 Prioritas Bidang Kesehatan dalam…

Tema kesehatan menjadi satu dari tiga tema besar…

Responsive image

Cuci Tangan Pakai Sabun Cegah…

Direktur Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan…

Responsive image

Rancangan Strategis Kemenkes 2020-2024

Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Pusat dan…

Responsive image

Kemenkes Optimalkan PSN Cegah…

Memperingati Asean Dangue Day (ADD) 2017 15…

Responsive image

Pelantikan Jabatan Struktural…

20 Januari 2016   KEPUTUSAN…

Responsive image

UPDATE DATA CORONA 7 APRIL 2020…

UPDATE DATA CORONA 7 APRIL 2020 di Indonesia, tetap…

Responsive image

Tetapkan PSBB Jakarta, Ini Penjelasan…

Menteri Kesehatan menetapkan Pembatasan Sosial…

Responsive image

DKI Jakarta Terapkan PSBB

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera menerapkan…

Responsive image

PSBB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengumumkan…

Responsive image

PRESIDEN Jokowi Resmikan Wisma…

Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan meresmikan…