Karawang Berkomitmen Dukung Germas

21 Oktober 2017

 

Masyarakat Karawang yang hadir dalam sosialisasi Germas di Kantor Desa Jatiragas, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang berkomitmen mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Komitmen itu mereka simbolkan dalam tanda tangan bersama di atas karton putih.

Hampir seratusan orang memadati kantor Desa Jatiragas, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, siang tadi. Orang-orang berhimpitan dalam satu baris menunggu gilirannya mendaftarkan diri.

Kebanyakan dari mereka sudah tua. Namun terlihat masih kuat melakukan pekerjaan berat di ladang.

Setelah mendaftarkan diri, semuanya kembali mengantre yang keduakalinya. Kali ini untuk cek kesehatan. Data yang tercatat oleh panitia sebanyak 96 orang yang diperiksa kesehatannya. Dari jumlah tersebut tercatat dua orang mengidap hipertensi dengan tekanan darah 200/100 dan 190/100.

Enduy (73), yang memiliki tekanan darah 190/100. Ia mengaku sering makan ikan asin tanpa diimbangi sayuran. Lebih parah lagi ia seorang perokok aktif.

Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta, Zaenal Komar mengatakan salah satu bahaya hipertensi adalah terkena stroke. Belum lagi angka kematian lebih tinggi diakibatkan perubahan pola penyakit menular menjadi penyakit tidak menular (PTM).

''Penyebab yang sering terjadi pada masyarakat kita adalah kurang berolahrga, pola makan yang buruk, dan merokok,'' kata Zaenal pada Sosialisasi Germas di Kantor Desa Jatiragas, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Sabtu (21/10).

Ia menambahkan faktor risiko perilaku penyebab terjadinya PTM, menurut Riskesdas 2007-2013, kurangnya aktivitas fisik sebanyak 26,1%, penduduk usia lebih dari 10 tahun minum minuman beralkohol sebanyak 4,6%.

Pada penduduk usia lebih dari 15 tahun yang merokok dan perempuan usia lebih dari 10 tahun sebanyak 36,3%. Kemudian penduduk dengan usia lebih dari 10 tahun kurang makan sayur dan buah sebanyak 93,5%.

Dari data tersebut sudah seharusnya masyarakat sadar akan pola hidup sehat. Zaenal mengatakan di sinilah pentingnya Germas diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

''Germas itu dapat dilakukan minimal dengan tiga kegiatan, cek kesehatan bisa dilakukan ke Posbindu atau Puskesmas, konsumsi buah sayur dan satu lagi ikan, serta aktivitas fisik yang dapat dilakukan di manapun dan kapanpun, minimal 30 menit sehari,'' kata Zaenal.

Manusia rawan terserang penyakit, baik PTM atau penyakit menular. Masyarakat diimbau agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta Germas. Karenanya, Pemerintah Karawang bersama anggota DPR RI, Putih Sari dan masyarakat yang hadir dalam sosialisasi tersebut berkomitmen mendukung Germas.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat,Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat emailkontak[at]kemkes[dot]go[dot]id.

 
Tags: Kegiatan Kementerian Kesehatan, Kesehatan,
Responsive image
Responsive image

5 Prioritas Bidang Kesehatan dalam…

Tema kesehatan menjadi satu dari tiga tema besar…

Responsive image

Rancangan Strategis Kemenkes 2020-2024

Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Pusat dan…

Responsive image

Cuci Tangan Pakai Sabun Cegah…

Direktur Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan…

Responsive image

Kemenkes Optimalkan PSN Cegah…

Memperingati Asean Dangue Day (ADD) 2017 15…

Responsive image

Pelantikan Jabatan Struktural…

20 Januari 2016   KEPUTUSAN…

Responsive image

Pencairan Insentif Nakes Penanganan…

Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Keuangan…

Responsive image

Rekrutmen CPNS 2020 ditiadakan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…

Responsive image

Kasus Positif COVID-19 Bertambah…

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan…

Responsive image

UPDATE DATA CORONA 9 JULI 2020…

UPDATE DATA CORONA 9 JULI 2020 DI INDONESIA…

Responsive image

Menkes Terbitkan Protokol Kesehatan…

Jakarta, 2 Juli 2020 Secara bertahap pemerintah…