Kontak Kami Pengaduan F.A.Q Webinar

Menkes Kukuhkan Komite Internship Dokter Indonesia

Jakarta, 18 Desember 2017

Hari ini Menkes Nila Moeloek mengukuhkan Komite Interenship Dokter Indonesia (KIDI) di Jakarta (18/12). Dalam sambutannya Menkes menyatakan selama masa kepaniteraan klinik, mahasiswa tidak lagi menangani pasien secara mandiri tanpa supervisi yang ketat. Tanggung jawab mutu pelayanan dan legal aspek selama kepaniteraan klinik berada pada pembimbingnya.

''Untuk meningkatkan kemahiran, kinerja, dan pemandirian, serta menerapkan standar kompetensi yang dicapai selama pendidikan, diperlukan proses pelatihan keprofesian pra-registrasi, kata Menkes Nila pada pengukuhan anggota Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI), Senin (18/12) di gedung Kemenkes, Jakarta.

Proses pelatihan keprofesian pra-registrasi menjadi syarat sebelum mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia. Proses tersebut dikenal sebagai program internship. Penyelenggaraan program internship dokter ini berdasarkan UU nomor 20 tahun 2013 tentang Pendidikan Dokter.

Sementara itu, pelaksanaannya mengacu pada Permenkes No 39 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Program Internship Dokter dan Dokter Gigi. Sampai Desember 2017, sebanyak 43.316 dokter telah mengikuti program internship berasal dari 75 fakultas kedokteran yang penempatannya di 34 provinsi di Indonesia.

Wahana program internship sebanyak 1.530 wahana terdiri dari 753 rumah sakit, 777 Puskesmas; dan 2.152 dokter pendamping. Program ini menempatkan dokter di fasilitas pelayanan kesehatan yakni rumah sakit dan Puskesmas.

''Saya minta agar saudara (anggota yang dikukuhkan) dapat melaksanakan dengan sungguh-sungguh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang, dan peran yang diamanatkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saya yakin dan percaya bahwa Saudara dapat melaksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,'' kata Nila.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat,Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor?hotline?1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat?email?kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id.

 
Tags: Kegiatan Kementerian Kesehatan,
Responsive image
Responsive image

Registrasi vaksinasi COVID-19

Repost Kementerian Kesehatan sediakan layanan registrasi…

Responsive image

5 Prioritas Bidang Kesehatan dalam…

Tema kesehatan menjadi satu dari tiga tema besar…

Responsive image

Cuci Tangan Pakai Sabun Cegah…

Direktur Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan…

Responsive image

KENALI GEJALA AWAL TERINFEKSI…

Pandemi virus corona yang telah dinyatakan WHO…

Responsive image

Rancangan Strategis Kemenkes 2020-2024

Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Pusat dan…

Responsive image

DPR

Sosialisasi Ke Masyarakat bersama Mitra Kementerian…

Responsive image

bogor

Pelantikan DPC Bogor ini merupakan pengabungan…

Responsive image

Riau

Pada Tanggal 24 November 2021 dilaksanakannya kegiatan…

Responsive image

dpd sumsel

Pada Tanggal 18 November Dewan Pengurus…

Responsive image

dpc Jambi

Pada tanggal 10 November 2021 pelantikan…