PERESMIAN SUBMIT PMPRB ONLINE KEMENTERIAN KESEHATAN

Jakarta – Kementerian Kesehatan meresmikan Submit Online Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) melalui pmprb.menpan.go.id. pada Jumat,  10 Juli 2020 di Ruang Situasi, Gedung dr. Adhyatma, MPH, Kementerian Kesehatan. Peresmian tersebut dilakukan secara bersama oleh Pimpinan Tinggi Kementerian Kesehatan RI yaitu Sekretaris Jenderal, drg. Oscar Primadi, MPH, bersama-sama dengan Inspektur Jenderal, drg. Murti Utami, MPH), didampingi Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Sundoyo, SH, MKM, M.Hum. Peresmian juga disaksikan oleh Para Pimpinan Tinggi Pratama, Tim Reformasi Birokrasi, Tim Assesor, Tim Monitoring dan Evaluasi, dan Kelompok Kerja Reformasi Birokrasi di Kementerian Kesehatan.

Peresmian Submit PMPRB Online Kementerian Kesehatan RI Tahun 2020 merupakan tahapan akhir dari rangkaian kegiatan PMPRB. Sebelum memasuki tahapan mensubmit, terlebih dahulu para Asesor di lingkungan Kementerian Kesehatan mengadakan Monitoring dan Evaluasi terhadap Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Panel I yag berlangsung pada tanggal 16-17 Juni 2020 lalu dan Panel II tanggal 29 Juni 2020 sekaligus submit dari Tim Monev RB. Setiap kegiatan PMPRB tersebut dilaksanakan dengan metode Daring (Zoom Meeting)..

Pada Pembukaan Pertemuan Submit PMPRB, Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Sundoyo, SH, MKM, M.Hum., selaku Sekretaris Tim Reformasi Birokrasi dalam sambutannya melaporkan beberapa hal sebagai berikut, bahwa:

  1. Tim Sekretariat RB Kementerian Kesehatan telah melakukan pertemuan informal dengan Tim RB Kementerian PAN-RB membahas mengenai pengisian PMPRB online dan kendala-kendala yang ditemui oleh para penggiat RB Kementerian Kesehatan. Beberapa masalah yang ditemui antara lain LKE online di Web Kemen PAN-RB sudah bisa diisi dan disubmit tetapi karena ada beberapa kendala teknis maka pengisian belum bisa seratus persen, permasalahan lain yaitu ada perbedaan nilai misal Unit Utama Sekretariat Jenderal tertera nilai masih nol tetapi apabila dibuka sudah terdapat nilainya.
  2. Pertemuan tersebut menghasilkan solusi terhadap permasalahan pengisian PMPRB online yaitu dengan menggunakan LKE manual dan juga tetap menggunakan LKE yang ada di Web Kemen PAN-RB. Saat ini LKE manual manual sudah selesai dikirim kepada tim RB Kemen PAN-RB.
  3. Nilai keseluruhan di Web dan manual terdapat perbedaan sebesar 1,16 tetapi sudah dikoordinasikan dengan tim RB Kemen Pan-RB bahwa nantinya hasil dari LKE manual dan Web tetap akan dikolaborasikan.

 

 

Acara dilanjutkan dengan sambutan Inspektur Jenderal, drg. Murti Utami, MPH selaku Ketua Tim Monev RB Kementerian Kesehatan. Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan kegiatan monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan oleh tim monev terhadap pelaksanaan RB Kementerian Kesehatan, antara lain, adalah:

 

  1. Panel I pelaksanaan PMPRB Kementerian Kesehatan tanggal 16-17 Juni 2020 telah dilakukan. Pelaksanaan panel I dilaksanakan sebagai upaya untuk mengupas hasil pelaksanaan RB baik Pokja maupun Unit Utama dalam 8 area perubahan.
  2. Pembahas pada pelaksanaan panel tersebut adalah tim Asesor Kementerian Kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai bukti bahwa pelaksanaan RB bukanlah tanggung jawab Inspektorat Jenderal semata tetapi merupakan tanggung jawab kita semua. Banyak insight dan lesson learn dari kegiatan tersebut yang dapat digunakan untuk pelaksanaan RB Kementerian Kesehatan kedepan.
  3. Catatan utama dari Tim Monev dari pelaksanaan panel I tersebut adalah untuk melaksanaan evaluasi sesering mungkin tidak hanya dilakukan di akhir ujung tahun ketika akan dilaksanakan submit, tetapi sebaiknya untuk lebih sering dilakukan misal setiap trimester atau tiap semester untuk dapat diberikan masukan terhadap reform yang dilakukan Pokja maupun Unit Utama.
  4. Pelaksanaan reform atau RB sudah masuk dalam sistem kerja bukan semata-mata untuk penilaian. Sehingga hasilnya apa yg dirasakan oleh Unit Utama dan Pokja tidak terlalu jauh nilainya. Selain itu hasil atau nilai yang diajukan tahun ini dirasa lebih realistis tidak ambisius.
  5. LKE untuk tahun ini terdapat perubahan yaitu adanya nilai reform. Dalam proses perubahan tersebut tim RB Kemen PAN-RB melaksanakan survey untuk perbaikan LKE. Dari tim Monev RB Kementerian Kesehatan memberikan masukan antara lain untuk merubah format LKE yang sudah kurang sesuai dengan perubahan dan untuk melibatkan stakeholder dalam pelaksanaan uji petik atau penilain karena sejatinya masyarakat kita yang merasakan Reform dari Kementerian Kesehatan
  6. Pengawalan terhadap WBK juga harus terus dikawal karena ini merupakan bentuk reform dari RB sehingga diharapakan bisa berjalan dari Pusat sampai dengan UPT.

Di akhir acara, dalam untaian kata penutup pertemuan, Sekretaris Jenderal memberikan apresiasi kepada seluruh tim RB dan seluruh penggiat reformasi di Kementerian Kesehatan atas segala macam bentuk usaha yang sudah dilakukan di masa pandemi untuk menjamin kesehatan masyarakat secara umum. Sekjen menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi bukanlah sekedar mengumpulkan dokumen tetapi bagian yang terpenting adalah upaya perubahan kebiasaan dari yang tidak baik menuju ke yang lebih baik. Upaya perubahan perbaikan tersebut sudah mulai menampakkan progress. Hal tersebut dibuktikan dengan telah dilaksanakannya penilaian RB sampai di Unit Utama Eselon 1. Ini merupakan hal yang membanggakan sekaligus bukti nyata bahwa pengawasan dan pengawalan RB sudah bergerak di unit teknis. Sudah seharusnya bahwa unit teknis yang mengimplementasikan RB secara operasional bukan lagi Pokja Upaya ini harus sustain dan terus ditingkatkan sehingga diharapkan Kementerian Kesehatan dapat menjadi contoh bagi Kementerian/Lembaga lainnya. Tumbuhkan rasa bangga pada setiap pegawai terhadap Kementerian Kesehatan, karena dengan rasa bangga tersebut akan menggerakkan diri untuk berbuat lebih baik.

 

Kontributor: Kabid APKI

Tags: Kegiatan Kementerian Kesehatan,
Responsive image
Responsive image

5 Prioritas Bidang Kesehatan dalam…

Tema kesehatan menjadi satu dari tiga tema besar…

Responsive image

Rancangan Strategis Kemenkes 2020-2024

Pertemuan Penguatan Program Kesehatan Pusat dan…

Responsive image

Cuci Tangan Pakai Sabun Cegah…

Direktur Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan…

Responsive image

Kemenkes Optimalkan PSN Cegah…

Memperingati Asean Dangue Day (ADD) 2017 15…

Responsive image

Pelantikan Jabatan Struktural…

20 Januari 2016   KEPUTUSAN…

Responsive image

UPDATE DATA CORONA 6 AGUSTUS 2020…

UPDATE DATA CORONA 6 AGUSTUS 2020 DI INDONESIA…

Responsive image

Fungsional Adminkes

Leaflet dapat di download di SILAHKAN SOROT…

Responsive image

Fungsional Analis Kebijakan

Leaflet Jabatan Fungsional Analis Kebijakan dapat…

Responsive image

Presiden: Jadikan Penanganan Covid-19…

Pemerintah berupaya keras untuk mencapai eliminasi…

Responsive image

Presiden Jokowi Bentuk Satu Tim…

Presiden Joko Widodo membentuk dan menugaskan satu…